Oleh: m3d14ku | 18 April 2013

Inilah Trik Utarakan Perasaan Pada Pria

Ada sisi yang berbeda dalam ‘menembak’ dan mengutarakan perasaan. Kadang kita memilih keduanya, namun kadang hanya memilih mengutarakan perasaan. Punya rasa pada pria itu kalau dipendam saja bisa bikin jerawatan, kepikiran dan galau.

Nah daripada terkena sindrom seperti itu, kenapa tidak mencoba untuk mengutarakannya? Tapi, pilih waktu yang tepat ya, Ladies.

Menembak: Saat Anda Berdua Saja dan Dia AVAILABLE

Ingin menembak si doi? Pilih timing yang tepat. Anda tak harus punya rencana A sampai Z karena biasanya hanya akan membuat Anda tak memulai apapun. Pastikan statusnya single.

Saat Anda sedang berdua saja, pilih momen di mana Anda dan dia tidak sedang membicarakan hal yang serius. Giring pembicaraan pada topik yang lebih menonjolkan Anda dan dia. Hindari tempat yang berisik agar Anda tak perlu mengulang statement penting ini.

Menembak: Via Surat dan dia AVAILABLE

Ya ya ya, kadang ada orang yang tak bisa bicara langsung dan kita tak bisa mengecap hal tersebut tidak gentle. Kadang seseorang lebih bagus mengutarakan secara tulisan daripada secara lisan.

Well, bila Anda berniat menembak via surat, jangan pakai gaya mama papa kita yang penuh dengan kata manis ya? Tidak semua pria bisa menerima itu di jaman sekarang. Pilihlah kata-kata yang meaningful tapi efektif untuk menunjukkan bahwa Anda mencintainya. Yang pasti, dia harus available ya, Ladies.

Mengutarakan Perasaan: Via Tatap Muka

Bedanya dengan menembak seseorang adalah Anda tak perlu memandang apakah dia available atau tidak. Istilahnya, ‘sebelum janur kuning melengkung, dia masih milik orang tuanya’. Namun kalau dia sudah memiliki tunangan apalagi menikah, sebaiknya sih tak perlu lagi diungkapkan.

Bila Anda ingin mengungkapkan perasaan via tatap muka, tak jauh beda dengan saat Anda menembak. Giring pada pembicaraan yang sifatnya intim dan saling mengikat emosi di antara Anda. Bila sudah pas, utarakan perasaan Anda.

Jangan sedih bila dia tak merespon. Yang penting perasaan Anda terungkap dan Anda lega. Lebih baik daripada Anda menahannya sendiri dan berujung galau.

Mengutarakan Perasaan Via Tulisan

Bila Anda ingin mengutarakan perasaan via tulisan. Pilih momen di mana Anda tak sedang membahas hal yang serius, karena yang Anda utarakan ini membutuhkan perhatian yang besar dari si dia. Chat, surat atau apapun, pastikan dia sedang tidak sibuk.

Mungkin dia akan bereaksi cepat, atau lambat, atau hanya terima kasih dengan emote senyum. Siapkan mental Anda. Akan ada banyak reaksi yang mungkin timbul. Kalau tanggapannya positif, artinya Anda bisa melanjutkan. Bila tidak, yang penting Anda sudah berusaha jujur pada Anda dan dia.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: