Oleh: m3d14ku | 8 Januari 2013

Kini Giliran Daerah di Luar Bali Promosi Pariwisata

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memfokuskan daerah di luar Bali untuk melakukan promosi pariwisata ke luar negeri, termasuk ke Amerika Serikat. “Kami benar-benar ingin mengangkat daerah-daerah lain untuk bercerita banyak tentang Indonesia, bukan hanya Bali,” kata Menparekraf Mari Elka Pangestu di sela-sela kegiatan Turnament Bunga Mawar Pasadena, California, Amerika Serikat, Kamis (3/1/2013).

Menurut Mari, Bali sudah cukup dikenal masyarakat dunia. “Bali sudah sangat dikenal di Amerika Serikat,” katanya.

Apalagi tahun lalu, pada turnamen bunga yang sama di Pasadena, Indonesia telah menampilkan budaya dan kekayaan alam Bali. “Kami ingin masyarakat dunia mengetahui kekayaan alam dan kekayaan budaya serta kreativitas lain dari Indonesia,” ujar Mari.

Oleh karena itulah, pada ajang turnamen bunga yang ditonton langsung satu juta orang dan 450 juta penonton televisi di dunia itu, pemerintah menampilkan kekayaan budaya daerah lain, yaitu Jawa Tengah. “Batik dan wayang ditampilkan karena sudah menjadi warisan budaya Indonesia yang diakui UNESCO,” katanya.

Selain itu, Indonesia melengkapi penampilannya pada turnamen bunga itu dengan 11 penari berpakaian Solo Batik Carnival, yang kontemporer, sehingga menarik para penonton di Pasadena. Bahkan selama dua hari penampilan kendaraan hias pascaparade, banyak masyarakat AS yang minta berfoto bersama dengan para penari tersebut, di samping mengabadikan boneka wayang di kamera mereka.

Kasubdit Promosi Wilayah Amerika dan Pasifik Kemenparekraf Vinsensius Jemadu, mengemukakan kebijakan Kemenparekraf saat ini memang mengembangkan promosi pariwisata di luar Bali.

“Banyak yang harus dipromosikan di daerah kita. Kami mulai dengan wayang dan gamelan sebagai pesan kunci pada masyarakat dunia, khususnya di AS, bahwa kita memiliki banyak budaya lain di luar Bali,” ujarnya.

Pada Turnamen Bunga Mawar di Pasadena awal Januari 2013 itu, Indonesia mendapat “President’s Trophy” sebagai kendaraan hias nonkomersial yang pemakaian bunganya paling efektif dalam penampilan.

Iklan

Responses

  1. sekarang daerah daerah di luar bali itu harus mempersiapkan diri buat wisatawan, kadang alam udh bagus, budaya mantep tapi masyarakatnya yg kurang baik mengelola hehe


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: