Oleh: m3d14ku | 26 Desember 2012

Jadi Sampul Vogue, Tangan Model Rusia Hilang Karena Diedit

Natasha Poly menjadi sampul terbaru majalah Vogue Rusia edisi Agustus 2012. Di sampul tersebut, model yang memulai karirnya di Rusia sejak tahun 2000 itu kehilangan sebelah tangannya karena photoshop.

Natasha terlihat mengenakan dress dengan gaun potongan terbuka. Telinganya tampak dihiasi anting berlian panjang. Bibir dan kuku jarinya dipulas dengan lipstik dan cat kuku yang warnanya serupa dengan dress model L’Oreal Paris tersebut.

Model 27 tahun itu berpose dengan berdiri menyamping. Kedua tangannya diangkat ke atas. Dari foto, tampak tangan kanannya yang ditekuk, tidak memiliki siku. Seharusnya siku kanannya terlihat di dekat kepala model cantik itu.

Dikutip dari Daily Mail, Vogue diduga melakukan photoshop pada foto Natasha tersebut. Majalah fashion ternama itu sepertinya menghapus lengan dan siku kanan istri dari pebisnis asal Belanda Peter Bakker tersebut.

Kesalahan edit foto ini bukan pertamakalinya dilakukan Vogue Rusia. Sebelumnya majalah tersebut juga pernah teledor ketika menampilkan vokalis Maroon 5, Adam Levine dan kekasihnya saat itu Anna Vyalitsyna di edisi November 2011. Dalam foto di Vogue, perut Adam separuhnya hilang. Niat awal majalah tersebut sepertinya ingin membuat perut Adam lebih ramping, tapi tubuh vokalis tampan itu malah tampak aneh karena torsonya separuh hilang.

Kembali kesalahan edit foto terjadi di dunia fashion. Kali ini yang melakukannya adalah tim majalah Vogue Turki. Dalam sampul majalah itu, seorang model cantik tampak tak punya payudara.

Majalah Vogue Turki menampilkan model asal Amerika bernama Jacquelyn Jablonski. Memang wanita cantik itu bukan dikenal sebagai salah model yang memiliki dada besar. Namun di sampul Vogue, Jacquelyn benar-benar terlihat tidak punya payudara.

Seperti dikutip dari Daily Mail, foto yang dijepret oleh fotografer Daniel Paudice itu menampilkan Jacquelyn mengenakan blouse berwarna merah darah. Blouse tersebut dipadukan dengan rok high waist berwarna senada.

Blouse yang dikenakan model keturunan Jerman, Irlandia dan Polandia itu berpotongan rendah di bagian leher. Sehingga bagian tengah dada Jacquelyn terlihat jelas. Anehnya area dada dan leher sang model warnanya sedikit berbeda. Area dada warnanya lebih pucat ketimbang leher. Di bagian tersebut juga tampak tidak ada belahan dada.

Pihak Vogue Turki belum memberikan konfirmasinya soal kesalahan photoshop tersebut. Majalah Vogue dengan Jacquelyn sebagai sampulnya itu untuk edisi Desember 2011.

Jacquelyn yang baru berusia 19 tahun memulai karirnya setelah ditemukan oleh pencari bakat saat dia bekerja menjadi pelayan kafe. Dia kemudian dikontrak oleh Ford Models saat usianya 15 tahun. Wanita berambut hitam itu telah terlibat dalam kampanye iklan untuk berbagai brand seperti Givenchy, Hermes, Dolce & Gabbana dan Calvin Klein.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: