Oleh: m3d14ku | 20 Desember 2012

Gaya Baru Desainer Lokal di Debenhams

Fashion marathon yang berlangsung di Lippo Kemang mall, Sabtu (15.12/2012) lalu juga menghadirkan koleksi busana terbaru dari desainer lokal Indonesia. Fashion show yang bertajuk “Counter Culture Runway” ini menampilkan koleksi dari D Space by Debenhams dari desainer indie seperti Anonymous, Antyx Butyx, Bretzel,  Hunting Fields, KLE, Kala, Milcah, i for Isis, Monday to Sunday, Pot Meet Pop dan aksesori dari Tea Label serta House of Jealouxy.

Koleksi Milcah yang membuka desain dari Debenhams ini menghadirkan desain mini dress, kaus, kemeja serta rok mini. Pada koleksi ini, Milcah banyak menampilkan detail draperi serta permainan warna pada busananya. Mini dressdan kemeja yang dihadirkannya lebih banyak berpotonganbody fit. Kaus gombrong kreasi Milcah ternyata juga bisa tampil feminin dan seksi. Kaus besar bermotif garis ini diikat di bagian pinggangnya sehingga menghasilkan detail kaus yang cantik.

Hampir senada dengan Milcah, brand Hunting Fields juga menghadirkan mini dress aneka warna. Teknik cutting yang dihadirkan berupa mullet dress, potongan asimetris, V-neck, dan sebuah gaun panjang. Brand ini juga banyak menghadirkan detail gaun yang panjang dengan detail ikatan di pinggang bagian depan. Aksen draperi, kombinasi dua warna, dan detail garis di pinggang. 

Selain busana perempuan, Pot Meets Pop juga menghadirkan koleksi busana pria. Busana prianya menghadirkan koleksi kemeja, jaket semi kulit, jaket denim, dan kaus yang dipadukan dengan jaket hijau army. Sedangkan baju perempuannya menghadirkan kaus yang dengan detail tali di bagian depan, dan samping. Cutting asimetris juga masih banyak terlihat di koleksinya. Dibanding desainer lainnya, koleksi brand ini lebih berani menghadirkan warna-warna yang cerah. Anonymous juga menghadirkan koleksi yang laki-laki dan perempuan dengan gaya yang nyaris mirip.

Salah satu brand yang juga ikut memeriahkan Fashion Forward di Jakarta Fashion Week 2013 lalu, Bretzel kini menghadirkan koleksi busana antara lace dan bahan lainnya. Bretzel menampilkan aksen feminin dalam mini dressdan mullet dressCutting mereka lebih playfull dengan desain asimetris di bagian bawah dan tangannya. Mini dress yang ditampilkan juga beraksen melambai dan jatuh. Sedangkan Monday to Sunday yang juga menghadirkan mini dress memiliki detail asimetris dan mini dress pelangi serta cutting one shoulder.

Sedangkan i for Isis dan KLE memilih untuk menampilkan konsep padu pada busana. Aneka bolero, cardigan, blazer, jaket, kemeja dan kaus dipadukan dengan rok mini yang berdetail resleting,celana berserut, celana pendek, dan celana jodhpur yang unik. Brand ini juga menghadirkan koleksi mini dress handless.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: