Oleh: m3d14ku | 14 Desember 2012

Dian Sastrowardoyo Pun Berjuang untuk Langsing

 Sebagai seorang public figure, Dian Sastrowardoyo kerap dituntut untuk memiliki tubuh yang indah dan langsing. Dan, hanya karena sudah menjadi ibu dan satu orang anak, tidak berarti Dian tidak dapat mewujudkan keinginan maupun tuntutan tersebut.

Tubuh Dian memang sempat membesar saat hamil dan melahirkan anak pertamanya, Shailendra Sutowo, pada bulan Juli 2011 lalu. Kebahagiaan setelah mendapatkan buah hati membuat Dian lalu berfokus pada pengasuhan anaknya. Ia tak begitu memedulikan berat badannya yang tak langsung turun drastis pasca persalinan.

“Ketika hamil berat badan saya bisa mencapai sekitar 75 kilogram, namun setelah melahirkan cairan yang hilang hanya 5 kilogram,” ungkap Dian.

Ia sempat melakukan berbagai olahraga dan menjaga pola makan untuk menurunkan berat badannya, namun ternyata hasil yang diperoleh tidak sesuai dengan yang diinginkannya. Dengan segala upaya tersebut, berat badannya hanya turun menjadi 66 kilogram saja.

Keinginan Dian untuk mendapatkan kembali tubuhnya yang langsing, rupanya sampai ke Marie France Bodyline (MFB). Klinik pelangsingan tubuh ini lalu memilih Dian menjadi Brand Ambassador-nya yang terbaru. Pemilihan ini rupanya klop dengan keinginan Dian.

“Program ini saya pilih karena tidak menggunakan bahan-bahan kimia seperti suntikan dan pil dalam upaya menurunkan berat badan,” ujar perempuan 30 tahun ini, saat konferensi pers bersama Marie France Bodyline di Hotel Kempinski, Jakarta, Kamis (19/4/2012).

Dalam program-program yang dijalankan oleh MFB, Dian menggunakan perawatan-perawatan seperti massage untuk menghancurkan lemak, ultrasound, serta terapi 3-S Lipostem, yang merupakan terapi terbaru dalam membantu mengurangi berat badan dan persentase lemak, mengencangkan perut, dan mengurangi stretch mark. Sambil mengikuti program, Dian mengimbanginya dengan mengatur pola makan yang rendah lemak, rendah karbohidrat, namun tinggi protein.

Hasilnya, bobot tubuh Dian yang semula berada pada angka 66 kilogram, sudah berhasil turun ke angka 52 kilogram hanya dalam waktu 12 minggu saja. Meskipun berhasil menurunkan berat badannya sampai 14 kilogram dalam waktu yang relatif singkat, Dian mengaku program pelangsingan tersebut tidak menimbulkan guratan di tubuh (strecth mark) ataupun bagian yang menggelambir lainnya.

Agar lebih maksimal, Dian menyarankan untuk mengimbangi program pelangsingan ini dengan olahraga teratur. Anda berminat?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: