Oleh: m3d14ku | 7 Desember 2012

Finalis Asia’s Next Top Model Banjir Air Mata Selama Dikarantina

Drama, kejutan, rumit, kegilaan, itulah alasan yang diberikan para finalis kenapa acara Asia’s Next Top Model wajib ditonton. Selama menjalani karantina, 14 finalis dari berbagai negara di Asia itu juga banyak menumpahkan air mata.

“Di masa itu, menurut saya itulah masa saya menangis paling sering seumur hidup. Saya tidak pernah menangis sesering itu sebelumnya,” ujar Filantropi Witoko finalis dari Indonesia.

Filantropi diwawancara Wolipop bersama lima finalis lainnya dari Malaysia, Thailand, Vietnam dan Filipina. Wawancara dilakukan di Sky Bar, Hotel Michael, Resorts World Sentosa Singapura, Selasa (6/11/2012).

Dalam wawancara tersebut, finalis lainnya juga mengamini pernyataan Filantropi mengenai tangisan tersebut. “Ada banyak sekali tangisan,” ujar Monica, finalis dari Thailand. “Saya tidak pernah berpikir bisa menangis sesering itu di acara televisi,” tambah rekan senegara Monica, Jessica Amornkuldilok.

Tangisan tersebut terjadi karena selama menjalani kompetisi, ke-14 finalis banyak mendapat tekanan dan tantangan baru. Bagi finalis yang sebelumnya tidak terlalu berpengalaman di dunia model, kompetisi jadi lebih sulit.

“Cukup menyulitkan untuk saya. Banyak sekali hal yang harus saya kejar,” jelas finalis Malaysia, Melissa Th’ng Mei Ling. Sebelum mengikuti Asia’s Next Top Model, wanita 21 tahun ini hanya pernah menjadi model paruh waktu untuk iklan online shopping.

Selama menjalani kompetisi, ke-14 finalis Asia’s Next Top Model mendapat bimbingan dari para juri sekaligus mentor yang memang berpengalaman di bidangnya. Menurut para finalis, mereka melakukan hal-hal yang memang dilakoni para model saat sudah terjun ke industri fashion.

“Karena jurinya sangat berpengalaman, detail terkecil pun mereka perhatikan. Ini benar-benar menjadi tekanan untuk kami. Mereka ingin kami tampil berbeda setiap saat,” ujar Monica.

Banyaknya tekanan dari para juri, ditambah lagi perasaan kangen pada rumah karena harus menjalani karantina selama dua bulan lebih, para finalis pun stres. Untungnya, menurut mereka, meski bersaing, ke-14 finalis itu tetap saling mendukung. Kini setelah kompetisi itu sudah selesai dan siap tayang di Star World pada 25 November mendatang, kebersamaan itu pun dirindukan.

“We miss the girls,” jawab keenam finalis kompak saat ditanya apa yang paling dirindukan setelah menyelesaikan Asia’s Next Top Model.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: