Oleh: m3d14ku | 5 Desember 2012

4 Alasan Wanita Bertahan Dalam Hubungan Buruk

Saling menyakiti dengan pertengkaran tiada henti , mengalami kekerasan fisik dan psikologis atau diselingkuhi. Hal ini bisa jadi alasan kuat untuk mengakhiri hubungan. Tapi tak selalu demikian karena ada juga wanita yang memilih bertahan dalam hubungan buruk.

Bagi banyak orang, bertahan dalam hubungan penuh siksaan mungkin tak masuk akal. Sementara, bagi wanita yang menjalaninya, ia tentu memiliki alasan tersendiri. Bisa jadi empat hal ini merupakan alasan utama mereka.

1. Takut melajang
Kesendirian bisa jadi momok menakutkan. Apalagi jika selama hidup sangat bergantung dengan pasangan. Menjalani hidup sendiri dirasa lebih menakutkan dibandingkan dengan bertahan dalam hubungan yang buruk. Sehingga pilihan tersebut pun diambil.

2. Tak ingin menyakiti pasangannya

Bisa dibilang atas nama cinta atau kasihan. Seorang wanita bisa bertahan dalam hubungan yang menyakitkan hanya karena kasihan. Sebenarnya ia bisa saja pergi dan meninggalkan pasangannya, tapi itu tak dilakukan. Memang, sangat tipis perbedaan antara kasihan dan pengorbanan.

3. Kondisi anak-anak
Ketika sudah memiliki anak, prioritas pasti akan berubah. Menekan keegoisan memang harus dilakukan termasuk membiarkan diri bertahan dalam hubungan yang tak sehat. Wanita bisa jadi melupakan kepentingan dan kebutuhannya sendiri, jika menyangkut masalah anak.

4. Berpikir semua akan membaik
Optimisme begitu tinggi dan ini membuat pemikiran kalau hubungan akan membaik. Sehingga, bertahan dalam hubungan buruk dianggap jalan yang harus ditempuh. Tentunya dengan harapan tinggi kalau kondisi buruk tersebut akan berangsur membaik.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: