Oleh: m3d14ku | 28 November 2012

Lusia Efriani Penggiat Rumah Zakat dan Ekonomi Perempuan

Lusia Efriani (31) adalah pengusaha, wakil pemimpin redaksi majalah Bina Usaha dan Keuangan, penulis buku Cinderella From Indonesia serta aktif berkegiatan di Rumah Zakat dan Asosiasi Pengusaha Indonesia.

Meskipun seorang mualaf, perempuan yang akrab dipanggil Lusi itu aktif berkegiatan di Rumah Zakat dan berkunjung ke beberapa negara mempelajari kehidupan Muslim. Seperti yang dilakukannya pada Juni 2012 lalu. Ia mewakili Batam dan empat peserta lainnya dari Cianjur, Wonosobo, Tulungagung, Aceh Utara mengikuti Program Pertukaran Muslim ke Australia.

Selama program yang disponsori Lembaga Australia-Indonesia dan Universitas Paramadina itu, ia dan teman-temannya berdialog dengan masyarakat Muslim dan non-Muslim Australia. Ia mengagumi kerukunan kehidupan beragama di sana.

Tepat 1 minggu sekembalinya dari Australia, Lusi mendapatkan kabar bahwa ia masuk ke dalam 100 perempuan yang menerima penghargaan The International Alliance For Women (TIAW) World Difference.

Penghargaan itu kemudian diberikan pada acara award dinner pada 18 Oktober 2012 di Kedutaan Kanada yang berada di Washington DC. Acara tersebut dibarengi dengan Global Forum yaitu konferensi yang dihadiri oleh seluruh pemimpin organisasi perempuan dan 100 peraih penghargaan TIAW World Difference dari seluruh dunia.

Pengusaha mikro di Kepulauan Riau
Tidak hanya sibuk berkegiatan sosial di rumah zakat, Lusia Efriani membuka lapangan kerja bagi ratusan ribu masyarakat Riau dengan memproduksi arang batok kelapa. Baginya, arang tempurung kelapa membawa cerita tersendiri dalam hidupnya. Cerita tentang kesederhanaan, cerita tentang keberpihakan orang-orang yang tak berdaya di era persaingan bisnis yang kian ketat, dan keberpihakan terhadap alam yang telah memberikan anugerah yang besar kepada Indonesia.

Tidak banyak orang yang sudah sibuk dengan rutinitasnya, namun masih punya waktu dan peduli kepada orang kecil yang punya bisnis. Salah satunya, Lusi Efriani yang sudah lebih dari lima tahun mendampingi pengusaha mikro di Provinsi Kepulauan Riau untuk meningkatkan usahanya.

Ibu dua anak ini, kesehariannya bekerja sebagai Corporate Communication Officer di Avava Grup Internasional di Batam. Lusi juga dipercaya oleh Bank Indonesia Batam menjadi pendamping UKM sejak 2006 sampai sekarang.

Kepedulian Lusi kepada UKM bukan tanpa sebab, kesehariannya selalu berhubungan dengan masyarakat kecil yang tidak mampu mengembangkan usahanya karena berbagai alasan. Kurangnya perhatian pemerintah juga menjadi pemicu dirinya untuk membantu dan menolong pelaku usaha mikro tersebut.

Padahal kata Lusi, pelaku usaha mikro adalah tulang punggung negara, bila pelaku usaha kecil sukses dan berhasil dalam bisnisnya, sudah pasti akan membantu negara menjadi lebih kuat dari segi ekonominya, sehingga pemerintah tidak perlu mengelurkan dana besar untuk sekedar menciptakan lapangan kerja dengan membantu permodalan bagi pengusaha besar. Perhatian pemerintah terhadap usaha mikro yang saya rasakan masih sangat minim, sehingga saya terketuk untuk membantu dan mendampingi mereka, katanya.

Lebih dari 100 pelaku usaha mikro di Kepulauan Riau saat ini menjadi binaan Lusi, dan sebagian besar dari mereka menjadi sukses. Untuk membantu usaha mikro tersebut, Lusi tidak segan segan turun langsung ke lapangan bahkan sampai kedesa yang sulit dijangkau untuk sekedar berbincang dengan pelaku usaha mikro tentang usahanya.

Dari hasil percincangan itu, Lusi lalu menentukan program apa yang sepantasnya diberikan pelaku usaha mikro tersebut. Dia lalu menjembati pelaku usaha mikro dengan perbankan (Bank Perkreditan Rakyat) untuk mendapatkan modal, Lusi juga melakukan pelatihan keuangan pada usaha mikro tersebut.

Selain itu, wanita ini juga sering melakukan seminar motivasi kepada pelaku usaha mikro agar tetap semangat menjalani bisnisnya. Dari segi pemasaran, Lusi sering mengajak pelaku usaha mikro binaanya untuk mengikuti ajang pameran di dalam negeri dan luar negeri, seperti yang dilakukannya pada awal Desember lalu yang mengajak lebih dari 30 pelaku usaha mikro melakukan pameran dagang di Johor Bahru Malaysia.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: